error code:
fahrigantenkk
Sign-In
Verify Email Address Account Sign-Out
Menu
Homepage News
Program
Schedule Shows Specials
Program
Schedule Shows Specials
Staff

Embed The Radio Player In Your Website
Copy the code below and paste it into your website.

Download our desktop apps

fahrigantenkk

Lagu "Pak Rebo" (sering dikaitkan dengan maestro campursari Manthous) adalah tembang Jawa yang sarat akan pesan moral, sindiran halus, dan filosofi hidup. Lagu ini menggambarkan manusia yang terlalu sibuk mengejar duniawi hingga melupakan esensi kehidupan dan kematian
. 
Berikut adalah makna lagu "Pak Rebo" secara mendetail:
 
1. Sindiran atas Kegilaan Duniawi (Materialisme)
Lirik "Pak Rebo, lahire dina Kemis. Yen setu dodolan ning pasar Senin. Slasa Jumat mulih ning pasar Minggu" menggambarkan seseorang yang tidak memiliki waktu istirahat karena terus-menerus sibuk berdagang/bekerja. Hari-hari yang disebut secara acak (Senin-Minggu) menunjukkan betapa membingungkannya rutinitas pengejaran harta yang tanpa henti. 
 
2. Harta Tidak Dibawa Mati
Bagian "Dhuwitmu jutaan, omahmu ra ketung. Bandhamu ora bakal melu" menegaskan bahwa sebanyak apa pun uang (jutaan) dan rumah (tak terhitung) yang dikumpulkan, semua itu tidak akan dibawa mati. Ini adalah pengingat untuk tidak serakah. 
 
3. Kematian adalah Kepastian (Titiwanci)
Lirik "Yen uwis tekan titiwancine. Kadonyan nora bakal ana tegese" (Jika sudah tiba waktunya/ajal, keduniawian tidak akan ada artinya) menegaskan bahwa saat kematian menjemput, semua harta benda menjadi tidak relevan. Fokus lagu ini adalah mempersiapkan bekal akhirat daripada sekadar memperkaya diri. 
 
4. Parikan (Pantun) dan Nilai Moral
Beberapa versi lagu ini juga menggunakan parikan (pantun Jawa) seperti "Tuku piring, dhuwite pas-pasan. Sing do eling, uripe sepisan"(Beli piring, uangnya pas-pasan. Yang pada ingat, hidup hanya sekali). Ini adalah peringatan untuk sadar bahwa hidup di dunia cuma sekali dan harus dimanfaatkan untuk berbuat kebaikan, bukan hanya mencari kekayaan. 
Kesimpulan:
Lagu "Pak Rebo" adalah refleksi diri tentang keseimbangan hidup. Manusia boleh bekerja keras, namun tidak boleh lupa bahwa harta tidak dibawa mati dan kematian adalah keniscayaan, sehingga harus tetap ingat Tuhan dan berbuat baik. 

Latest News

More Articles

No Articles Found

Social Feed

There are no feed providers connected…
Add Feed

888888888

mmmmmmmmm

ooooooooo

nnnnnnnnn

ttttttttt

uuuuuuuuu

eeeeeeeee

sssssssss

wwwwwwwww

hhhhhhhhh

rrrrrrrrr

fffffffff

iiiiiiiii

ddddddddd

aaaaaaaaa

yyyyyyyyy

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

888

mmm

ooo

nnn

ttt

uuu

eee

sss

www

hhh

rrr

fff

iii

ddd

aaa

yyy

month

88

88

day

88888

88888

UTC

88

88

hour

:

88

88

minute

:

88

88

second

am

pm

Program Lineup

About Us

Makna lagu "Pak Rebo" karya Manthous adalah sindiran halus tentang kehidupan duniawi dan kekayaan yang semu, mengingatkan bahwa kekayaan materi tidak akan dibawa mati, serta mengandung pesan moral tentang bersyukur dan mengingat Tuhan, seperti yang tersirat dalam lirik tentang pengusaha kaya yang lahir di hari Rabu tetapi berdagang di hari Senin, mengingatkan bahwa hidup hanya sekali dan kekayaan tak berarti saat kematian tiba, mengajarkan nilai ketuhanan, kejujuran, dan tanggung jawab.
fahrigantenkk
Privacy Policy Terms Of Service
Powered By Caster.fm Streaming Solutions.